Rangkaian Bunga Hiasi Stasiun Bekasi Timur, Kenang Korban Kecelakaan

3 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Ratusan rangkaian bunga menghiasi lantai 2 Stasiun Bekasi Timur. Bunga-bunga tersebut diletakkan warga untuk mengenang para korban insiden kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo dengan KRL CommuterLine.

Ratusan bunga itu masih terlihat di lokasi pada Sabtu (2/5). Bunga-bunga tersebut diletakkan persis di dekat kaca dengan akses tangga masuk stasiun sebelum mesin tap. Rangkaian bunga memenuhi hampir semua sisi kaca dari sebelah utara dan selatan akses masuk stasiun.

Rangkaian bunga tersebut menjadi simbol duka cita sekaligus bentuk penghormatan terakhir bagi para korban yang kehilangan nyawa dalam insiden tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya bunga, sejumlah kartu doa juga terlihat terpasang di antara rangkaian bunga tersebut. Tulisan-tulisan berisi harapan, doa, dan ungkapan belasungkawa menjadi pengingat akan besarnya rasa kehilangan yang dirasakan banyak pihak.

"Turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya 16 srikandi bangsa, kebanggaan keluarga, korban kecelakaan kerea di Stasiun Bekasi Timur. Semoga almarhum bersemayam dalam damai, mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan dikuatkan dengan ketabahan," tulis pesan dari salah satu karangan bunga dikutip dari detik.

Tak hanya ucapan, beberapa bunga juga tertempel foto ke-16 korban meninggal yang semuanya adalah perempuan. Bunga-bunga ini pun ramai dihampiri oleh sejumlah penumpang dan warga.

Para penumpang dan sejumlah warga yang datang untuk melihat banyak bunga-bunga ini turut memanjatkan doa.

Sebanyak 16 orang meninggal dunia dan 90 orang lainnya terluka menyusul kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.

Saat kecelakaan, sebuah taksi sempat terhenti di tengah rel kereta api yang tak jauh dari Stasiun Bekasi Timur karena masalah korsleting. Taksi itu kemudian tertemper KRL yang melaju dari Cikarang ke arah Jakarta. KRL yang terlibat kecelakaan dengan taksi itu kemudian terhenti di tengah rel.

Di sisi lain, ada KRL arah Cikarang yang terhenti di Stasiun Bekasi Timur imbas insiden antara KRL arah Jakarta dan taksi. KRL yang terhenti di Stasiun Bekasi Timur inilah yang kemudian ditabrak KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah Jakarta.

Penyidik kepolisian sudah memeriksa 24 orang saksi untuk mendalami kasus tersebut. Polisi juga masih memeriksa tujuh orang lainnya yang memiliki peran penting dalam operasional perjalanan kereta.

Mereka adalah petugas pusat pengendali perjalanan kereta (Pusdalops), PPKA, petugas sinyal, masinis KRL, masinis KA Argo Bromo Anggrek, asisten masinis, hingga pengendali perjalanan. Polisi juga menggandeng tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk mendalami penyebab kecelakaan.

Lengkapnya baca di sini.

(har)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |