Menperin Bertemu Menkeu Bicarakan Insentif Motor-Mobil Listrik

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta pada Selasa (5/5) membahas peluang insentif kendaraan listrik diberikan tahun ini. Meski demikian, Agus yang diwawancarai usai pertemuan masih belum mau mengungkap kepastian insentif itu bakal cair.

"Soal kapan kendaraan listrik mau diberikan insentif, bagaimana bentuk insentifnya, skemanya seperti apa, mungkin bisa dibicarakan langsung dengan Menteri Keuangan," ujar Agus, dikutip Antara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus menjelaskan pihak yang punya kewenangan menentukan skema atau bentuk insentif kendaraan listrik adalah Kementerian Keuangan, bukan Kementerian Perindustrian.

Insentif kendaraan listrik saat ini dirasa semakin relevan karena harga minyak dunia naik imbas perang. Hal itu menambah sederet alasan lain yaitu pengurangan emisi, pengurangan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan pengurangan beban subsidi energi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah, kata Agus, sekarang melihat kendaraan listrik bagian dari strategi penguatan ekonomi nasional yang dapat menjaga daya tahan industri manufaktur dan melindungi tenaga kerja.

"Insentif atau stimulus itu memang dalam rangka untuk memperkuat industri kita sehingga tenaga kerja kita bisa juga terlindungi," kata Agus usai pertemuan tersebut.

Agus juga memaparkan berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) orientasi pasar mulai beralih ke kendaraan listrik.

Sepanjang 2025 penjualan mobil listrik mencapai 103.931 unit, naik 141 persen dari 2024. Angka itu mewakili 12 persen total penjualan kendaraan empat atau lebih di dalam negeri selama 2025.

(fea)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |