Jakarta, CNN Indonesia --
China berhasil jadi juara Thomas Cup 2026 usai mengalahkan Prancis dengan skor 3-1 dalam laga final yang digelar di Horsens, Denmark, Minggu (3/5) waktu setempat.
Laga Christo Popov vs Shi Yuqi berjalan sengit di pertarungan pertama. Di awal gim pertama, Christo sempat memimpin 6-0 namun Shi Yuqi yang kemudian unggul 11-9 di interval.
Selepas interval, Shi Yuqi terus menekan Christo. Hasilnya, Shi Yuqi bisa menang 21-16 di gim pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada gim kedua, Christo berhasil membalas. Ia mampu mencetak empat poin beruntun untuk unggul 16-12. Usai momen itu, Christo tampil solid dan menang 21-16 di gim kedua.
Pada gim penentuan, Christo kembali unggul 6-1 di awal. Namun Shi Yuqi kembali bisa mengejar dan memimpin 11-8 di saat interval.
Selepas interval, pertandingan makin menegangkan. Skor imbang beberapa kali terjadi hingga angka 17-17.
Dalam momen menegangkan ini, Shi Yuqi bisa tampil baik dan merebut empat poin beruntun untuk menang 21-17. China pun memimpin 1-0.
Tertinggal 0-1, Alex Lanier yang turun di partai kedua bisa menyamakan kedudukan. Alex Lanier tampil impresif dan menang dua gim langsung dengan skor meyakinkan, 21-10, 21-13.
Masuk ke laga ketiga, duel ketat berlangsung antara Toma Junior Popov melawan Weng Hong Yang. Kedua pemain sama-sama ngotot memberikan poin kedua untuk tim.
Di gim pertama, Weng Hong Yang menang dengan skor 22-20 setelah sempat tertinggal 16-19. Toma Junior Popov lalu membalas di gim kedua dengan skor serupa, 22-20.
Pertarungan ketat terus berlanjut di gim ketiga. Dalam duel yang sengit, Weng Hong Yang menang tipis 21-19 dan membawa China unggul 2-1.
Masuk ke gim ketiga, He Jiting/Ren Xiangyu bisa memanfaatkan keadaan dengan baik. Mereka menang dua gim langsung atas Eloi Adam/Leo Rossi, 21-13, 21-16 untuk merebut angka ketiga dan memastikan China juara Thomas Cup 2026.
(ptr)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
2

















































