Jakarta, CNN Indonesia --
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk meresmikan wajah baru Jalan Rasuna Said yang bebas dari tiang monorel.
Peresmian tersebut direncanakan akan digelar tanggal 22 Juni 2026 mendatang.
Hal tersebut diungkapkan Pramono ketika menghadiri acara Pengukuhan Kepengurusan Ikatan Keluarga Kalimantan Barat (IKKB) di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (3/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip dari detik.com, Pramono awalnya menyoroti masalah ego pemimpin di Indonesia.
"Salah satu kelemahan bangsa ini adalah ego pemimpinnya kebesaran. Begitu jadi pemimpin nggak mau melanjutkan apa yang belum selesai dari pemimpin-pemimpin sebelumnya. Ini yang harus diselesaikan," kata Pramono dalam sambutannya tersebut.
"Maka kalau saudara-saudara lihat sekarang ini apa yang saya lakukan dalam satu tahun pertama, saya selesaikan Pak Sutiyoso, monorel yang ada di Rasuna Said sekarang sudah terpotong rapi. Tanggal 22 Juni saya akan mengundang Bapak Presiden untuk mudah-mudahan beliau berkenan untuk meresmikan," sambung dia yang juga dikenal sebagai politikus senior PDIP tersebut.
Sebelumnya, Pemprov DKI di bawah Pramono Anung membongkar tiang monorel yang mangkrak di sepanjang Jalan Rasuna Said sejak proyek itu dimulai pada 2004 silam.
Pembongkaran fondasi tiang monorel di sepanjang Jalan Rasuna Said itu dilakukan mulai 14 Januari 2026.
Kala itu, Pramono bersama Wakil Gubernur Rano Karno juga mengundang Gubernur DKI terdahulu, salah satunya Sutiyoso, untuk kick off pembongkaran tiang monorel di Jalan Rasuna Said.
Selain di Rasuna Said, deretan tiang monorel mangkrak juga terdapat di kawasan Senayan. Namun, Wagub Rano beberapa waktu lalu mengatakan kewenangan membongkar tiang monorel di Senayan itu berada di tangan Sekretariat Negara.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dan mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso memulai Pembongkaran tiang monorel di samping Stasiun LRT Setiabudi. Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)
Persoalan RS Sumber Waras
Pramono kemudian menyoroti persoalan Rumah Sakit Sumber Waras yang muncul pada era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purmana (Ahok).
Saat ini, dia bilang persoalan itu sudah beres, dan RS Sumber Waras rumah sakit internasional.
"Demikian juga dengan Rumah Sakit Sumber Waras, ini adalah peninggalan Pak Ahok yang tidak terselesaikan. Alhamdulillah sekarang persoalan tanahnya sudah selesai. Kita akan bangun menjadi rumah sakit internasional sehingga dengan demikian apa yang dulu digagas oleh Pak Ahok itu bisa kita jalankan," katanya.
Pekerjaan Rumah soal JIS
Pramono juga menyebut dirinya menyelesaikan urusan Jakarta Internasional Stadium (JIS) yang dibangun pada era kepemimpinan Gubernur DKI 2017-2022, Anies Baswedan.
Pramono mengatakan dirinya membangun jembatan Ancol-JIS dan stasiun KRL di JIS.
"Bagaimana dengan Pak Anies? JIS. JIS ini kalau enggak ada transportasi yang baik--tidak kita hubungkan dengan Ancol-- maka akan tetap menjadi persoalan. Maka saya membuat menghubungkan--dan yang menghubungkan adalah Bank Tabungan Negara (BTN)--dibangunlah menghubungkan 350 meter [jembatan]," katanya.
"Alhamdulillah saya mendapatkan support, dukungan, dari Kementerian Perhubungan, di bawah JIS kita sudah bangun selesai pada bulan ini Stasiun KRL sehingga orang dari mana saja akan dengan gampang untuk sampai di JIS," imbuhnya.
Baca berita lengkapnya di sini.
(kid/ugo)
Add
as a preferred source on Google

1 hour ago
2

















































