Akademi Tegaskan Aktor Al Nggak Bisa Menang Penghargaan Oscar

1 hour ago 1

Robert Downey Junior menggenggam Piala Oscar 2024. Penyelenggara Oscar, Academy of Motion Picture Arts and Sciences, memperbarui syarat kelayakan nominasi dan pemenang di ajang penghargaan film bergengsi tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyelenggara Oscar, Academy of Motion Picture Arts and Sciences, memperbarui syarat kelayakan nominasi dan pemenang di ajang penghargaan film bergengsi tersebut. Mereka menegaskan bahwa hanya aktor manusia dan skenario karya manusia yang dinilai memenuhi syarat untuk jadi memenangkan Oscar.

Dalam aturan yang dirilis pada Jumat (1/4/2026), dinyatakan bahwa aktor harus secara jelas diperankan oleh manusia, begitupun penulisan naskah skenario harus dibuat manusia. Menurut akademi, kebijakan ini merupakan perubahan substansial di tengah masifnya penggunaan Al untuk menggantikan atau merekonstruksi karya manusia.

Salah satu contoh yang mencuat adalah penggunaan teknologi Al untuk menghidupkan kembali aktor Val Kilmer, yang meninggal pada 2025, sebagai pemeran utama dalam film mendatang. Selain itu tahun lalu, aktor dan komedian asal London, Eline van der Velden, sebelumnya mengklaim telah menciptakan aktor Al palsu untuk menjadi superstar global.

Isu Al juga menjadi sorotan saat serikat penulis Hollywood melakukan aksi mogok dua tahun lalu, di mana penggunaan Al oleh studio untuk menulis naskah menjadi salah satu tuntutan utama yang dipermasalahkan. Di sisi lain, pihak akademi Oscar tidak melarang sepenuhnya penggunaan Al dalam produksi film. Untuk kategori di luar akting dan penulisan, penggunaan Al dinilai tidak memberikan keuntungan maupun kerugian dalam peluang memperoleh nominasi. Penilaian tetap akan berfokus pada sejauh mana manusia menjadi pusat dalam proses kreatif sebuah karya.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |